Ada banyak penyakit yang secara spesifik menyerang wanita. Penyakit-penyakit ini tentu harus diwaspadai, karena umumnya berkaitan langsung dengan organ-organ yang berhubungan dengan sistem reproduksi, penunjang kehamilan dan proses membesarkan anak.

Dilansir dalam Prevention, berikut merupakan tes kesehatan yang wajib dilakukan para wanita untuk mencegah risiko penyakit yang lebih fatal.

Tes Kanker Serviks

Penyakit kanker serviks tergolong sangat berbahaya dan banyak menyerang wanita. Untuk itu, agar bisa mengetahui sebesar besar risiko kamu tertular penyakit ini, sebaiknya lakukan tes Pap Smear atau swab HPV untuk menguji keberadaan HPV (Human Papilloma Virus), sebuah virus penyebab kanker serviks.

Tes ini wajib dilakukan oleh wanita yang beusia 21 s/d 65 tahun, atau untuk mereka yang sudah aktif secara seksual. Setidaknya, lakukan pemeriksaan ini sebanyak 3-5 tahun sekali.

Skrinning Kanker Kolorektal

Pemeriksaan Skrinning Kanker Kolorektal sendiri berupa kolonoskopi. Pemeriksaan ini wajib dilakukan oleh wanita dewasa yang berusia 50-75 tahun. Sementara untuk mereka yang berusia antara 76-85 tahun, harus melakukan konsultasi dulu dengan dokter.

Pemeriksaan ini guna menurunkan risiko serangan penyakit kanker usus besar alias lesi prakanker, salah satu penyakit pembunuh wanita setelah kanker payudara dan kanker paru-paru.

Baca juga: Mau Nonton Konser Musik? Jangan Lupa Pakai Ear Plug!

Skrinning Kanker Payudara

Nggak mau kan kehilangan payudara kamu? Makanya, sebelum semuanya terlambat, segera lakukan Skrinning Kanker Payudara berupa mammogram. Pemeriksaan ini harus dilakukan saat kamu menjelang usia 50-74 tahun. Sedangkan untuk wanita yang berusia 40an, harus berkonsultasi dulu dengan dokter.

Kalau kamu termasuk dalam kategori berisiko lewat riwayat kesehatan keturunan, sebaiknya pemeriksaan ini dilakukan setahun sekali.

Tes Tekanan Darah

Pemeriksaan ini berupa pengukuran tekanan darah dengan menggunakan tensimeter atau spigmomanometer. Tes ini wajib dilakukan ketika kamu sudah menginjak usia 18 tahun. Tes ini sangat penting dilakukan karena tekanan darah tinggi merupakan salah satu faktor risiko utama pencetus penyakit jantung.

Kalau dokter memvonis kamu berisiko mengalami tekanan darah tinggi, biasanya dokter akan memberikan beberapa saran, termasuk mengubah gaya hidup dan konsumsi makanan tertentu.

Sumber:
http://bit.ly/2kiuctm
http://bit.ly/2lAgBh7
http://bit.ly/2laBJt9
http://bit.ly/2laongH