Protein merupakan salah satu nutrisi yang sangat penting bagi tubuh, yang berguna untuk membangun sel dan jaringan otot tubuh. Walaupun begitu, beruntunglah kita karena banyak makanan tinggi protein yang bisa kita dapat, dari mulai daging, ikan, telur, susu hingga kacang-kacangan.

Walaupun begitu, pakar nutrisi Rania Batayneh, M.P.H., dari firma konsultasi nutrisi Essential Nutrition For You, seperti dilansir dalam Women’s Health, menyebut jika 4 kesalahan dalam mengonsumsi protein ini masih sangat sering dilakukan.

Mengasup protein dari sumber yang sama

Salah satu tujuan utama konsumsi protein adalah, supaya kita bisa mendapat sembilan jenis asam amino esensial yang terkandung di dalamnya. Sementara tiap sumber protein, memiliki asam amino esensial yang berbeda-beda, sehingga konsumsi protein dari sumber yang sama sangat tidak direkomendasikan.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, cobalah untuk memvariasikan sumber protein yang biasa diasup, seperti telur yang dikombinasikan ikan, atau kacang-kacangan bersama dengan susu dan daging unggas.

Baca juga: Makanan Berprotein Tinggi Ampuh Tingkatkan Konsentrasi

Tidak tahu jumlah yang dibutuhkan

Tiap hari, aktivitas yang kamu lakukan akan berbeda, sehingga wajar dong kalau kebutuhan protein harian kamu pun akan berbeda? Makanya, biasakan untuk menghitung kebutuhan protein harian kamu.

Rumus perhitungannya gampang kok! Berat badan dikali 0,8 untuk gaya hidup kurang aktif. Sementara jika kamu termasuk aktif, rumusnya adalah, berat badan dikali 1,3. Sedangkan jika kamu termasuk wanita hamil dan sangat aktif, rumusnya adalah, berat badan dikalikan 1,8. Gimana, mudah bukan?

Mengandalkan protein shake dan protein bar

Protein shake dan protein bar memang sangat lezat dan praktis. Tapi sayang, kebanyakan produk-produk tersebut mengandung banyak gula. Kelemahan lainnya, produk-produk tersebut tidak mengandung protein dalam bentuk utuh, sehingga jumlahnya diragukan bisa mencukupi kebutuhan harian kamu.

Kalau ingin sumber protein yang simpel, kamu bisa mengandalkan yogurt tawar, keju, kacang mede, telur rebus, susu, tempe dan lainnya. Sumber protein ini pun sangat baik dijadikan sebagai penambah variasi!

Setelah beraktivitas lupa mengonsumsi protein

Setelah melakukan aktivitas fisik, seperti joging atau aktivitas fisik lainnya, kamu harus segera mengganti karbohidrat yang hilang, sekaligus mengasup protein yang berfungsi memperbaiki serat-serat otot yang telah bekerja dan kemungkinan besar mengalami beberapa luka di dalamnya.

Agar serat-serat otot tersebut segera pulih, kamu diwajibkan mengonsumsi makanan tinggi protein, setidaknya dalam kurun waktu 30 menit setelah beraktivitas. Selamat mencoba!

Sumber :
http://bit.ly/2nKz4ry
http://bit.ly/2nhNZX2
http://bit.ly/2ntHUrs