Baru-baru ini, sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) berhasil membuat dunia kedokteran bangga dengan hadirnya sebuah teknologi baru bernama Real Time Telemonitoring System (RTTS). Alat ini diklaim mampu memantau kondisi kesehatan tubuh pasien rawat jalan dari jarak jauh secara real time.

Dalam keterangannya, para mahasiswa jenius ini telah mengembangkan RTTS sejak bulan September 2015 kemarin. Dan sekarang, perangkat ini sudah difinalisasi menjadi sebuah prototipe dan masih mengajukan hak paten yang dilakukan oleh Direktorat Inovasi dan Inkubator Bisnis UI (DIIB UI).

Rafi Kurnia, selaku Ketua Tim RTTS, menerangkan jika kehadiran perangkat ini dilatarbelakangi oleh rasa prihatin terhadap tingginya angka kematian, terutama yang menimpa para pasien rawat jalan yang disebabkan karena keterlambatan penanganan tenaga medis.

Tidak hanya itu, alat ini pun didasari atas tantangan yang dihadapi Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan yang hingga kini belum mampu memberikan layanan kesehatan secara merata.

Baca juga: Teknologi Baru Hancurkan Batu Ginjal Tanpa Bedah

Dengan kehadiran RTTS, Rafi berharap dapat membantu masyarakat yang berada di wilayah-wilayah yang belum dijangkau oleh pekerja medis, untuk mendapatkan pengkajian dan saran yang harus dilakukan untuk memaksimalkan proses pengobatan.

RTTS sendiri merupakan alat single board computer yang langsung terhubung ke jaringan internet. Di dalamnya, terdapat baterai yang mampu bertahan hingga 13 jam, dengan berat kurang dari 2 kg saja.

Hingga saat ini, perangkat ini sudah dibekali dengan 3 sensor utama yang berfungsi memantau kondisi pasien penyakit kardiovaskuler. Tidak hanya itu, alat ini pun didesain secara khusus untuk menciptakan kenyamanan dan kemudahan ketika menggunakannya.

Total, Rafi mengklaim jika perangkat ini memiliki setidaknya 4 keunggulan, yakni portable, ergonomis, mudah digunakan dan tentu saja harganya sangat terjangkau.

Dengan menggunakan sistem telemonitoring, alat ini bisa membantu dokter untuk melihat kondisi pasien rawat jalan secara real time, seperti melihat kondisi EKG, denyut nadi hingga suhu tubuh. Dengan cara ini, sekecil apapun masalahnya, akan langsung terpantau oleh tenaga medis.

Sayang, tidak disebutkan berapa harga alat canggih ini dan mulai kapan bisa digunakan. Tapi yang jelas, RTTS telah membuktikan jika Indonesia pun tidak ketinggalan dalam hal teknologi baru dalam dunia medis. Setuju?

Sumber :
http://bit.ly/2mGGV8I
http://bit.ly/2lV4Lik
http://bit.ly/2mE4WLK
http://bit.ly/2mlWL5T (image)