Pernah tahu kan tricorder? Itu lho perangkat medis dalam Star Trek yang berfungsi untuk memindai pasien dalam waktu beberapa detik saja? Menariknya, ternyata alat ini nggak cuma ada di film saja, pasalnya perusahaan aplikasi ponsel dari AS baru-baru ini berhasil membuat alat ini hadir di dunia nyata.

Adalah Scanadu Scout, sebuah alat baru yang diklaim mampu mengukur detak jantung, menghitung kadar oksigen dalam darah, mengukur suhu tubuh, normal tidaknya fungsi pernapasan, tekanan darah, melakukan scan ECG dan lainnya. fungsi ini mengingatkan kita kepada gadget yang dimiliki si genius Spock.

Ketika menggunakan alat ini, dokter tinggal meletakkan Scanadu Scout ini di dahi pasien. Setelah itu, hanya dalam waktu 10 detik saja, secara otomatis hasil pemeriksaan perangkat ini akan dikirimkan langsung ke smartphone dengan menggunakan koneksi Bluetooth.

Yang paling mengejutkan, alat ini pun mampu menyimpan hasil pengukuran sebelumnya. Hal inilah yang membuat pasien bisa melacak perubahan berbagai gejala vital dalam tubuh dari waktu ke waktu.

Baca juga: Perkembangan Riset “Stem Cell” di Negara Kita

Dilansir dalam Daily Mail, Scanadu Scout sendiri saat ini masih dalam tahap pengembangan. Nantinya, aplikasi ini akan hadir untuk perangkat Android dan iOS, dan mampu dibaca dengan koneksi Bluetooth 4.0, dan dokter pun akan bisa membaca hasil pemeriksaan Scanadu Scout dengan sangat mudah.

Untuk mengisi ulang baterainya, Scanadu Scout hanya membutuhkan kurang dari satu jam hingga baterai terisi penuh. Sementara untuk usia pakainya, alat ini diklaim dapat hidup selama 1 minggu hanya dalam sekali pengisian baterai saja.

Seperti disebutkan di atas, Scanadu Scout saat ini masih dalam tahap purwarupa saja. Pihak pengembang masih menyempurnakan beberapa fungsi lainnya, terutama tingkat akurasi pengukuran dan mengumpulkan data-data yang dibutuhkan untuk menyempurnakan Scanadu Scout.

Nantinya, setelah selesai digarap, rencananya pihak pengembang akan segera mengajukan persetujuan kepada FDA. Mengenai biaya pengembangannya, Scanadu Inc. saat ini masih mengumpulkan donasi, dengan target dana yang terkumpul sebesar USD 200 ribu.

Dalam keterangannya, alat ini dibuat dari platform Micrium RTOS 32-bit, sistem perangkat yang biasa digunakan oleh NASA dalam membuat beberapa instrumen, dari mulai Sample Analysis at Mars (SAM), Hingga Rover Curiosity. Gimana, minat memiliki si canggih Scanadu Scout?

Sumber:
http://bit.ly/1sMnn37
http://bit.ly/2l9WsOc
http://bit.ly/1TpqbNE
http://bit.ly/2lJC1V8