Teh adalah salah satu minuman yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Di Jawa Barat contohnya, teh menjadi minuman yang sering disuguhkan untuk tamu. Bahkan di rumah makan atau warung Sunda pun setiap tamu selalu disodori minuman teh tawar lebih dulu sebelum makanan atau minuman yang dipesan disajikan. Tidak hanya di Indonesia, tapi teh juga sangat populer di luar negeri. Bahkan JepangĀ  dikenal dengan upacara minum teh yang bertahan berabad-abad hingga sekarang.

Nah selain nilai-nilai kultural dan ritual tadi, minum teh juga memberi manfaat kesehatan untuk kita loh. Minuman ini bisa mencegah atau membantu penyembuhan penyakit ringan dari mulai influenza sampaiĀ  yang berat seperti kanker. Dari hasil penelitian ilmiah, teh memiliki kemampuan menghambat pembentukan kanker. Teh juga mampu mencegah penyakit jantung dan stroke. Minuman alami ini terbukti pula mampu menstimulir sistem sirkulasi, memperkuat pembuluh darah, dan menurunkan kolesterol dalam darah. Teh juga bisa membantu meningkatkan jumlah sel darah putih yang terbukti dapat melawan infeksi.

Ada beberapa ragam teh yang dikenal luas, yakni teh putih, teh hijau, teh oolong, dan teh hitam. Perbedaan keempatnya terletak pada metoda proses daun teh setelah dipetik. Di antara jenis-jenis teh tadi, teh hijau memang paling populer. Kunci popularitasnya terletak pada aroma alaminya dan manfaatnya bagi kesehatan. Manfaat teh hijau diantaranya bisa mencegah serangan influenza. Bahkan, minuman dari pucuk daun Camellia sinensis ini bisa memperkuat gigi, melawan bakteri dalam mulut, mencegah terbentuknya plak gigi, serta mencegah osteoporosis.

Baca juga: Masalah Kesehatan Bisa Diredakan dengan Jenis Teh yang Tepat

Nah ternyata banyak jenis teh yang bisa menyembuhkan masalah kesehatan tertentu ya. Tetapi, bagaimana jika ada teh untuk panjang umur? Teh Tibet dipercaya dapat dapat memanjangkan umur seseorang, karena banyak manfaat yang terkandung di dalam minuman tersebut.

Berikut adalah resep untuk membuat teh Tibet :

Bahan-bahan

  • Seperempat perasan lemon
  • Satu sendok teh jahe yang telah dihancurkan
  • Sejumput merica bubuk
  • Sejumput bubuk adas manis
  • Satu sendok makan madu

Cara membuat

  • Pertama-tama, isi teko dengan air kira-kira 2 liter, lalu didihkan. Setelah air mendidih, biarkan hingga dingin.
  • Tambahkan setiap bahan yang tercantum di atas ke dalam teko. Setelah semua bahan tercampur, biarkan teko dalam kondisi tertutup.
  • Kamu bisa minum teh ini setelah air dalam teko dingin sepenuhnya. Disarankan minum secangkir teh Tibet setiap jam dari pagi sampai malam. Kalau kamu ingin minum sekali sehari, minum setidaknya satu jam sebelum makan siang.

Minum teh Tibet rutin akan memberikan banyak manfaat seperti mengusir kelelahan, mengatasi masalah peradangan, karena teh tersebut memiliki sifat anti inflamasi alami. Minuman ini juga berperan sebagai pembunuh rasa sakit, karena jahe mengandung sifat analgesik. Karena itu, minum teh Tibet dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan memperpanjang rentang hidup.

Sumber :
http://bit.ly/2iBJEfM
http://bit.ly/2iNHJob
http://bit.ly/2iNFD7O
http://bit.ly/2i8sRA8