Typo atau salah mengetik kata merupakan hal yang sulit dihindari, terlebih ketika kamu sering terlibat dengan gadget. Tapi kalau kondisi ini terus terjadi, sebaiknya kamu lebih waspada lagi. Pasalnya, sebuah temuan baru menyebutkan jika sering typo saat mengetik merupakan gejala salah satu masalah kesehatan, yaitu stroke ringan.

Dilansir dalam mnn, temuan ini berawal ketika seorang pria di Boston menerima dua pesan SMS dari istrinya yang sedang hamil 3 bulan. Dalam sms tersebut, si suami merasa heran dengan kalimat-kalimat yang dikirimkan istirinya karena banyak terjadi kesalahan dalam pengetikan.

Si suaminya sadar jika istrinya bukanlah orang yang ceroboh hingga akhirnya membiarkan sms salah ketik terkirim begitu saja. Alhasil, si pria pun menyimpulkan jika istrinya mengalami sesuatu yang kurang baik.

Setelah suaminya mendorong sang istri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan, dokter yang menanganinya menyebutkan jika si istri mengalami tanda-tanda gejala stroke, dimana salah satu tandanya adalah disorientasi, atau ketidakmampuan seseorang untuk menggunakan lengan kanan dan kakinya dengan benar.

Baca juga: Pakai Cara Ini untuk Tahu Apa Kamu Berisiko Stroke atau Tidak

Tidak hanya itu, kondisi ini pun kerap membuat seseorang sedikit mengalami kesulitan bicara. Setelah diagnosis ini dikonfirmasi melalui scan MRI atau Magnetic Resonance Imaging, dokter pun akhirnya memberikan terapi pengobatan yang dibutuhkan sang istri hingga akhirnya dia pun sembuh total.

Kasus yang menimpa pasangan dari Boston ini sebenarnya bukan kasus pertama. Sebelumnya, 3 orang dokter dari Boston Harvard Medical School, yang penelitiannya diterbitkan juga dalam jurnal Archives of Neurology, menyebutkan kondisi serupa dimana typo disinyalir sebagai tanda stroke ringan.

Dalam penelitian tersebut disimpulkan jika catatan digital bisa jadi merupakan sarana penting untuk mengidentifikasi penyakit neurologis, terlebih bagi seseorang yang mengandalkan komunikasi tertulis dalam kesehariannya, seperti sms, media sosial, chatting dan lainnya.

Tidak hanya itu, dalam penelitian ini pun disimpulkan jika kondisi typo ini disebut sebagai dystextia, sebuah kondisi yang mirip dengan aphasia, istilah yang kerap digunakan sebagai penggambaran keadaan dimana seseorang mengalami kesulitan dalam mengolah bahasa, baik lisan ataupun tertulis.

Umumnya, aphasia ini merupakan tanda-tanda awal gejala stroke. So, mulai sekarang lebih berhati-hati ya. Kalau kamu sering typo, baik ketika berkirim sms, chatting atau menulis dokumen, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Ingat, stroke bisa disembuhkan dengan deteksi dini!

Sumber:
http://bit.ly/2iy26rY
http://bit.ly/2iGxEfB
http://bit.ly/2j2WR0l